Dwi warna Tercemar sampah
Dwi warna adalah nama air terjun yang terletak di wilayah perbatasan antara berastagi dan deliserdang tepatnya di North Sumatera. Merupakan tempat wisata yang baru dibuka resmi sekitar 5 tahun terakhir. Merupakan salah satu tempat yang special bagi para penikmat alam dan para pengemar dunia bebas.

Namun sayang keadaaan tempat wisata semakin tercemar sampah. Itu tak tampak dari kami Grup pencinta alam Gempa Brothers merasa sedih melihat keadaan tersebut. Dan itu menjadi pertanyaan bagi kami. Kenapa sampah ada disetiap perjalanan. Dan sampah itu juga yang membuka jalan bagi pengunjung yang mengunjungi disana. Bukan jejak tanda atau tanda plank yang sering disematkan di setiap sudut lokasi yang menjadi titik peristirahatan atau sering dikatakan pos.

Kami berangkat dari siantar berjumlah 10 orang yang yang terdiri dari Babang, Yudi gondrong, Zapick, Eric, Ripjen, Herman, Lucky, Levi, Chris, Anggi. Dan sempat berkemah di wilayah air terjun tersebut.

Air terjun dua warna dapat ditempuh sekitar lebih kurang 2 s/d 3 jam perjalanan.. Dengan distribusi sebagai berikut :
Uang masuk : Rp 15000
Ditambah ranger (pemandu ) : Rp 7500
Parkir : Rp 20.000 (sepeda Motor)
Disini Kami anak-anak Gempa Brothers menyerukan kepada teman2 satu perjuangan dalam hal pecinta alam atau peduli lingkungan dan khususnya para pengunjung untuk membawa kembali sampah yang dibawa dan tak ada salahnya jika satu orang membawa sampah yang ada disana . agar sampah ditempah tersebut berkurang. Dan tempat wisata itu asri kembali. Siapa lagi kalo bukan kita..??
Babang Gempa Brothers (sunrise_from_siantar@yahoo.co.id)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar